Komposisi: GEMCITABIN
Pelarut: NaCL 0,9%
| Konsentrasi pelarut |
|---|
| 0,1 mg/mL |
| Suhu | Stabilitas |
|---|---|
| SUHU RUANG (<25 ̊C) |
Dalam infus - 24 JAM
|
| SUHU RUANG (<25 ̊C) |
Dalam vial - 24 JAM
|
| Restriksi fornas |
|---|
| A. Untuk NSCLC yang locally advanced (stadium IIIA, IIIB) atau metastatik (stadium IV). |
| B. Untuk adenokarsinoma pankreas yang locally advanced (non resectable stadium II atau stadium III) atau metastatik (stadium IV). |
| C. Hanya untuk muscle invasif bladder cancer. |
| D. Kombinasi dengan paklitaksel untuk kanker payudara stadium lanjut yang telah mengalami kekambuhan setelah menjalani pengobatan sekurang-kurangnya dengan golongan antrasiklin (DOXORUBICIN, EPIRUBICIN) sebelumnya. |
| E. Untuk kanker ovarium yang mengalami kekambuhan setelah menggunakan terapi berbasis platinum (CARBOPLATIN, CISPLATIN). |
| PERESEPAN MAKSIMAL |
| 1.000 mg/m²/minggu. |
Komposisi: GEMCITABIN
Pelarut: NaCL 0,9%
| Konsentrasi pelarut |
|---|
| 0,1 mg/mL |
| Suhu | Stabilitas |
|---|---|
| SUHU RUANG (<25 ̊C) |
Dalam infus - 24 JAM
|
| SUHU RUANG (<25 ̊C) |
Dalam vial - 24 JAM
|
| Restriksi fornas |
|---|
| A. Untuk NSCLC yang locally advanced (stadium IIIA, IIIB) atau metastatik (stadium IV). |
| B. Untuk adenokarsinoma pankreas yang locally advanced (non resectable stadium II atau stadium III) atau metastatik (stadium IV). |
| C. Hanya untuk muscle invasif bladder cancer. |
| D. Kombinasi dengan paklitaksel untuk kanker payudara stadium lanjut yang telah mengalami kekambuhan setelah menjalani pengobatan sekurang-kurangnya dengan golongan antrasiklin (DOXORUBICIN, EPIRUBICIN) sebelumnya. |
| E. Untuk kanker ovarium yang mengalami kekambuhan setelah menggunakan terapi berbasis platinum (CARBOPLATIN, CISPLATIN). |
| PERESEPAN MAKSIMAL |
| 1.000 mg/m²/minggu. |
Komposisi: FLUOROURACIL
Pelarut: NaCL 0,9% DEX 5%
| Konsentrasi pelarut |
|---|
| 1,7-25 mg/mL |
| Suhu | Stabilitas |
|---|---|
| SUHU RUANG (<25 ̊C) |
Dalam infus - 72 JAM
|
Komposisi: ETOPOSID
Pelarut: NaCL 0,9% DEX 5%
| Konsentrasi pelarut |
|---|
| 0,2 mg-0,4 mg/mL |
| Suhu | Stabilitas |
|---|---|
| SUHU RUANG (<25 ̊C) |
Dalam infus - 24 JAM
|
| Restriksi fornas |
|---|
| Untuk kanker testis, Small Cell Lung Cancer, limfoma maligna. |
| PERESEPAN MAKSIMAL |
| 100 mg/m²/hari, selama 3−5 hari. |
Komposisi: EPIRUBICIN
Pelarut: NaCL 0,9%
| Konsentrasi pelarut |
|---|
| 0 0 |
| Suhu | Stabilitas |
|---|---|
| SUHU RUANG (<25 ̊C) |
Dalam infus - 24 JAM
|
| SUHU KULKAS (2-8 ̊C) |
Dalam vial - 24 JAM
|
| Restriksi fornas |
|---|
| Pemeriksaan echocardiogram dilakukan sebelum pemberian siklus pertama dan setiap kali setelah mencapai dosis kumulatif 300 mg/m2, kecuali bila terjadi perubahan klinis (gangguan kardiologis) atau komorbiditas yang menyebabkan komplikasi kardiologis. |
| PERESEPAN MAKSIMAL |
| Dosis kumulatif seumur hidup maks 900 mg/m² LPT. |
Komposisi: DOXORUBICIN
Pelarut: NaCL 0,9%
| Konsentrasi pelarut |
|---|
| - mg/mL |
| Suhu | Stabilitas |
|---|---|
| SUHU RUANG (<25 ̊C) |
Dalam infus - 24 JAM
|
| SUHU KULKAS (2-5 ̊C) |
Dalam vial - 15 HARI
|
| Restriksi fornas |
|---|
| Pemeriksaan echocardiogram dilakukan sebelum pemberian siklus pertama dan setiap kali setelah mencapai dosis kumulatif 200 mg/m2, kecuali bila terjadi perubahan klinis (gangguan kardiologis) atau komorbiditas yang menyebabkan komplikasi kardiologis. |
| PERESEPAN MAKSIMAL |
| Dosis kumulatif maks (seumur hidup): 500 mg/m². |
Komposisi: DOXORUBICIN
Pelarut: NaCL 0,9%
| Konsentrasi pelarut |
|---|
| - mg/ml |
| Suhu | Stabilitas |
|---|---|
| SUHU KULKAS (2-8 ̊C) |
Dalam infus - 12 JAM
|
| Restriksi fornas |
|---|
| Pemeriksaan echocardiogram dilakukan sebelum pemberian siklus pertama dan setiap kali setelah mencapai dosis kumulatif 200 mg/m2, kecuali bila terjadi perubahan klinis (gangguan kardiologis) atau komorbiditas yang menyebabkan komplikasi kardiologis. |
| PERESEPAN MAKSIMAL |
| Dosis kumulatif maks (seumur hidup): 500 mg/m². |
Komposisi: DOCETAXEL
Pelarut: NaCL 0,9% DEX 5%
| Konsentrasi pelarut |
|---|
| 0,3-0,74 mg/mL |
| Suhu | Stabilitas |
|---|---|
| SUHU RUANG (<25 ̊C) |
Dalam infus - 48 JAM
|
| Restriksi fornas |
|---|
| Untuk kanker kepala dan leher, paru, payudara, ovarium, prostat, adenokarsinoma gaster. |
| PERESEPAN MAKSIMAL |
| •Untuk kombinasi: 75 mg/m² setiap 3 minggu (21 hari). •Untuk kemoterapi tunggal: 100 mg/m² setiap 3 minggu (21 hari). |
Komposisi: DOCETAXEL
Pelarut: NaCL 0,9% DEX 5%
| Konsentrasi pelarut |
|---|
| 0,3-0,74 mg/mL |
| Suhu | Stabilitas |
|---|---|
| SUHU RUANG (<25 ̊C) |
Dalam infus - 6 JAM
|
| SUHU KULKAS (2-8 ̊C) |
Dalam infus - 48 JAM
|
| Restriksi fornas |
|---|
| Untuk kanker kepala dan leher, paru, payudara, ovarium, prostat, adenokarsinoma gaster. |
| PERESEPAN MAKSIMAL |
| •Untuk kombinasi: 75 mg/m² setiap 3 minggu (21 hari). •Untuk kemoterapi tunggal: 100 mg/m² setiap 3 minggu (21 hari). |
Komposisi: DOCETAXEL
Pelarut: NaCL 0,9% DEX 5%
| Konsentrasi pelarut |
|---|
| 0,3-0,74 mg/mL |
| Suhu | Stabilitas |
|---|---|
| SUHU RUANG (<25 ̊C) |
Dalam infus - 6 JAM
|
| Restriksi fornas |
|---|
| Untuk kanker kepala dan leher, paru, payudara, ovarium, prostat, adenokarsinoma gaster. |
| PERESEPAN MAKSIMAL |
| •Untuk kombinasi: 75 mg/m² setiap 3 minggu (21 hari). •Untuk kemoterapi tunggal: 100 mg/m² setiap 3 minggu (21 hari). |